Selamat Datang

Semoga yang membaca dan yang melihat dapat terhibur dan dapat mengambil hikmah, Bravo Pramuka MTs. Thoriqul Ulum Trawas, Sukses untuk Pramuka Indonesia ...
Tampilkan postingan dengan label materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 April 2014

P3K Pembalutan



Pembalutan/bebat adalah penutupan suatu bagian tubuh yang cedera dengan bahantertentu dan dengan tujuan tertentu. Pembebatan mempunyai peran penting dalammembantu mengurangi bengkak, kontaminasi oleh mikroorganisme dan membantumengurangi ketegangan jaringan luka.
Di bawah ini terdapat beberapa jenis dan cara pembulatan sebagai tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan.

Gambar 1 : cara menutup luka di dada  dengan satu/dua
 kain mitela (kain segitiga)


Gambar 2 : Berbagai cara membalut luka organ di sekitar kelapa seperi :
 hidung dan dagu, telinga dan dagu dan luka di daerah mata - 
dengan kain mitella yang dibentuk dasi (dilipat - lipat)



Gambar 3 : Cara membalut luka di bagian kepala,  perhatikan cara mengikat
 kain mitellanya. Kalau luka ada di bagian depan maka ujung kain
diikat di bagian belakang, sebaliknya kalau luka ada di bagian depan
 maka ujung kain diikat di bagian belakang.


Gambar 4 : Cara membalut luka di tangan, perhatikan putaran lipatan kainnya. 
mengingat tangan merupakan anggota tubuh yang aktif maka usahakan
pembalutan dilakukan kuat dan rapi agar dapat melindungi 
luka dari "sentuhan-sentuhan" yang tidak sengaja.



Gambar 5 : cara membalut luka di lutut, perhatikan posisi lutut ketika 
sedang dibalut - yaitu dalam posisi kaki tertekuk 
agar pembalutan bisa lebih kuat.


Gambar 6 : cara membalut luka di tungkai, perhatikan arah dan luas pembalutan. 
dengan cara pembalutan seperti ini maka luka akan terlindungi 
dan kaki tetap cukup nyaman untuk berjalan.



Gambar 7 : cara membalut luka di jari, perhatikan jenis kain pembalut 
yang dipakai,  awal pembalutan dan posisi akhir pembalutan. dengan pembalutan
semacam ini maka luka di jari akan terlindung dan cukup nyaman.


Gambar 8 : cara membalut luka di tangan atau kaki, perhatikan jenis pembalutan
 yang bergantung pada luka yang ada. pembalutan bisa dilakukan dengan
 pendek atau memanjang tergantung keadaan luka korban.


Gambar 9 : cara membalut dengan tekni "angka 8", perhatikan arah pembalutan
yang menyerupai angka 8, cara ini bisa digunakan untuk membalut
 luka di pergelangan atau tapak tangan/kaki.

Alat Pengusir Nyamuk





Pengantar
  • Nyamuk disamping berdampak negatif terhadap kesehatan juga berdampak negatif terhadap kenyamanan kita dalam beraktivitas. Kegiatan di alam terbuka dan perkemahan seringkali terganggu oleh banyaknya nyamuk disekililing kita yang membahayakan kesehatan dan mengganggu kenyamanan. Sebenarnya solusi untuk mengatasi masalah nyamuk sangat banyak dari membeli obat nyamuk yang beredar di pasar, hingga menggunakan  TTGS (teknologi tepat guna sederhana) yang aman dan mudah untuk dibuat.
  • Berikut ini adalah contoh Teknologi Tepat Guna Sederhana alat pembasmi nyamuk yang bisa kita buat sendiri dan bisa kita praktekan sambil kita melaksanakan kegiatan kepramukaan di alam tebuka. 
  • Rajin mencoba dan berekspreminan adalah kunci untuk menguasai cara sederhana ini. 
Bahan dan Alat yang Diperlukan
  •     Botol plastik bekas ukuran 1,5 liter.
  •     200 ml air
  •     50 gram gula merah
  •     1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)
Cara Membuat
  • Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.
  • Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.
  • Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida
  • Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.
  • Bungkus botol dengan sesuatu yang berwarna hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah Anda.
  • Dalam hitungan hari atau minggu akan terlihat nyamuk2 terperangkap ke dalam botol,
Gambar Panduan Kerja